Campur Tangan Tuhan Yesus (Pemeliharaan Selama Pandemi – Kost)

Saat ini saya akan memberi kesaksian, bagaimana pemeliharaan Tuhan Yesus kepada kami sekeluarga selama masa pandemi covid-19. Dia yang memelihara kami hingga saat ini, segala jalan-Nya tak terselami oleh umat-Nya, saat kami mengalami hal ini barulah kami sadar ternyata Tuhan Yesus ada dan selalu menyertai kami.

Kesaksian ini bisa jadi sangat panjang, harus sabar membacanya 🙂

Saat ini kami tinggal di Malang, sementara usaha kost kami di Surabaya, sehingga untuk mengawasi kost tersebut lumayan membutuhkan waktu dan tenaga karena berada di kota yang berbeda. Khususnya dalam situasi saat ini dengan adanya pandemi covid-19 sejak Januari 2020, praktis kami sudah tidak pernah lagi ke Surabaya sejak Maret 2020 hingga saat ini.

Dengan diberlakukannya PSBB, kemudian New Normal, dan berbagai protokol kesehatan yang harus diperhatikan… hal ini menciptakan pembatasan/pertimbangan/persiapan untuk melakukan perjalanan Malang – Surabaya vv. Semua kejadian ini tidak pernah terpikirkan oleh semua kami, dan bahkan oleh masyarakat dunia.

Namun Tuhan Yesus tetap pelihara kami, sehingga kost kami di Surabaya yang di Jln. Sidosermo Airdas II tetap dapat berjalan dengan baik, tanpa harus perlu mengawasi kost tersebut. Tuhan Yesus sungguh amat baik!!

Kost tersebut ingin kami jual, yang di jln Sidosermo Indah VI sudah terjual, karena jarak yang jauh untuk mengontrol disamping itu kami juga memerlukan uang. Sudah beberapa pembeli menawar namun selalu tidak cocok harga, jika cocok harga kadang tidak cocok dengan skema jual-beli. Kami juga heran kenapa kost ini sangat sudah terjual…. ternyata ada maksud Tuhan dibalik semua itu.

Kost tersebut beberapa kali ditawarkan kerjasama oleh penyedia penginapan online yang sudah terkenal di Indonesia, kami sempat tawar menawar, namun sepertinya tidak pas. Dan kemudian ada tawaran kerjasama oleh pihak ke-3 yang belum kami kenal (nama perusahaan mereka baru kami ketahui saat kontak pertama), dengan nilai yang lebih rendah dari tawaran-tawaran sebelumnya namun kami sudah menerima bersih. Semuanya yang berhubungan dengan kost ditangani/diurusi oleh pihak ke-3 tersebut, sehingga kemi tidak perlu repot-repot mengurus kost tersebut, sekali-kali kami meminta saudara kami yang di Surabaya untuk melihat kost tersebut.

Saat itu lumayan lama prosesnya, dan kami juga sudah melupakan tawaran pihak ke-3 tsb karena ketidak cocokan nilai kontrak. Kami masih menerima beberapa tawaran kerjasama dari pihak lainnya saat itu. Hingga suatu hari (sekitar 4 bulan kemudian, sekitar bulan Agustus 2019), kami dikontak oleh pihak ke-3 tsb bahwa mereka menerima nilai kontrak yang kami ajukan. Kemudian dimulailah semua proses kontrak, dan kost kami resmi dikelola oleh pihak ke-3 sejak Nov. 2019.

Sebelum pandemi kami dapat beberapa kali ke Surabaya, dan menyempatkan diri melihat kost tersebut. Namun sejak Maret 2020 kami sama sekali sudah tidak pernah datang ke Surabaya, apalagi melihat kost tersebut karena pandemi. Dan tidak pernah terpikirkan oleh kami akan adanya kejadian ini. Disitu kami sadar, bahwa Tuhan campur tangan dalam segala perkara untuk mendatangkan kebaikan bagi semua orang yang setia mengasihi-Nya. Bagi semua yang selalu berharap kepada-Nya.

Dalam keadaan yang serba susah ini, ternyata Tuhan Yesus sudah menyiapkan bagi kami pihak lain yang akan mengelola kost tersebut. Banyak penawaran saat itu yang cukup fantastis, namun di hati kami koq ada saja yang sepertinya tidak pas sehingga kami masih terus berpikir panjang. Namun dengan pihak yang sekarang mengelola kost tersebut, nilai kontrak yang kami ajukan diterima oleh mereka. Walaupun sejak Maret hingga saat ini kami menerima hanya 50% dari nilai kontrak karena alasan pandemi yang mempengaruhi tingkat hunian, namun kami tetap bersyukur karena anugrah kemurahan serta pemeliharaan Tuhan Yesus. Kasih karunia dan damai sejahtera Tuhan Yesus selalu menyertai kami.

Tuhan Yesus amat dahsyat, jalan-jalan Nya ajaib, tak terduga, tak terselami. Dia selalu menyediakan dan mencukupkan kebutuhan kami. Dia adalah Yehova Jireh.

“Dan walaupun Tuhan memberi kamu roti dan air serba sedikit, namun Pengajarmu tidak akan menyembunyikan diri lagi, tetapi matamu akan terus melihat Dia,” (Yesaya 30:20)

Campur Tangan Tuhan Yesus (Memperbaiki Keran Air)

Kesaksian bagaimana Tuhan Yesus selalu campur tangan dalam kehidupan kita, yang percaya kepada-Nya.

Mujizat penyertaan Tuhan selalu terjadi dalam hidup kita, hanya kita selalu tidak merasakan karena mungkin bagi kita hal ini terasa terlalu kecil atau hanya suatu kebetulan.

Saat ini kami tinggal di rumah kontrakan dalam kompleks perumahan yang terletak di pinggiran kota Malang, dekat pasar Gadang-Malang sejak Juli 2017.

Di area tersebut sering terjadi mati air, bahkan dalam waktu lama, 1-2 bulan, seperti di awal 2020.

Saat air jalan kembali, ternyata keran air bak cuci piring sepertinya mulai bocor karena terjadi tetesan air yang terus keluar dari keran yang lama-kelamaan semakin besar. Dalam semalam jika ditampung dapat memenuhi gelas ukur plastik 2 liter, dan terus bertambah banyak dari hari ke hari.

Karena saya tidak dapat memperbaiki, kemudian istri menyarankan untuk meminta bantuan kepada tukang bangunan yang sedang mengerjakan rumah-rumah yang baru dibangun di kompleks kami.

Pagi itu saya keluar rumah, sambil berdoa di dalam hati kepada Tuhan Yesus agar bisa mendapatkan tukang yang cocok untuk mengerjakan keran tersebut. Tiba di satu rumah, terdekat tempat tinggal saya, yang sedang dikerjakan… saya melihat para pekerja sedang sibuk bekerja dan mereka seperti tidak menyadari kehadiran saya. Saya berdoa lagi dalam hati “Tuhan kira-kira siapa yang dapat saya hubungi untuk memintakan tolong karena saya lihat semuanya sibuk bekerja dan mereka tidak mengindahkan kehadiran saya?”, sekitar 3-4 menit akhirnya saya memutuskan untuk berjalan lagi mencari tukang lain karena saya lihat di rumah tersebut para tukang sangat sibuk.

Kemudian saya tiba di sebuah rumah lain yang sedang dikerjakan, kembali saya berdoa kepada Tuhan Yesus dengan doa yang sama. Ada beberapa pekerja yang melihat dan sedikit mengangguk ketika saya tiba, namun mereka pun sibuk bekerja. Saya bingung siapa yang dapat saya sapa untuk mengutarakan maksud saya? Siapa mandor dari para tukang ini yang dapat saya hubungi?… karena merasa tidak tahu harus berbuat apa, akhirnya saya memutuskan untuk mencari tukang di area rumah lain, namun saya tidak menemukannya. Dan akhirnya saya kembali ke rumah yang pertama, namun terjadi seperti yang sebelumnya.

Akhirnya saya memutuskan pulang, sambil berdoa “Tuhan, saya akan memberitahukan istri saya bahwa saya tidak menemukan tukang hari ini…. karena mereka semua sibuk bekerja, mungkin besok.”

Saat saya berjalan pulang mendekati rumah, saya disapa oleh pemilik sebuah rumah (P) dekat rumah saya yang berjalan sedang berjalan keluar dari rumahnya dan berkata,

(P) “selamat pagi pak, habis jalan-jalan dari mana?”.

Kemudian saya (S) jawab:

(S) “iya pak, saya jalan lihat rumah-rumah yang sedang dibangun”

Kami bertegur sapa singkat saling berkenalan (basa-basi biasa) dan bapak tersebut menceritakan perihal rumahnya, dan kemudian dari percakapan singkat tersebut bapak itu berkata:

(P) “saya lihat sedang mencari sesuatu atau memerlukan sesuatu”

(S) …dengan sedikit bingung, saya berpikir kok bapak ini tahu saya sedang mencari/memerlukan sesuatu…  dengan perasaan agak ragu saya berkata “iya pak, saya sedang cari tukang untuk perbaiki keran air di rumah saya”. (saya berdoa dalam hati, “Tuhan apakah ini jalan keluar yang Engkau berikan kepadaku?”)

Kemudian bapak (P) mengajak saya masuk ke rumahnya untuk memperlihatkan kepadanya, keran yang bagaimana yang ingin diperbaiki. Setelah itu bapak (P) menawarkan bantuan tukangnya karena disaat bersamaan terdapat tukang yang sedang bekerja mengecat tebok pagarnya.

Singkat cerita, keran cuci piring saya telah diperbaiki oleh tukang dari bapak (P).

Saya berterima kasih dan bersyukur kepada Tuhan Yesus atas bantuan-Nya melalui tukang bapak (P)dan mengucapkan terima kasih kepada bapak (P) beserta bapak tukang yang membantu memperbaiki keran saya…. jika direnungkan, sepertinya semua kejadian diatas hanya sebuah kebetulan, namun saya percaya itu semua adalah campur tangan Tuhan Yesus.

Terima kasih Tuhan Yesus atas anugerah kemurahan-Mu dihari itu pada kami sekeluarga. Amin.

Contoh Pakaian @buenos_apik

Dear pembaca,

Berikut ini contoh dari pakaian-pakaian yang kami jual di olshop kami :

  • Instagram / Facebook/ Shopee : buenos_apik
  • Order/tanya-tanya, whatsapp sekarang yuk : 082232710529

Model akan terus bertambah up2date sesuai mode yang sedang hits,

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

My Olshop : Buenos_Apik

Setelah pensiun dari karyawan, hari-hari banyak dilalui dengan bersantai dan tidak ada apa yang dikerjakan… ternyata lama-lama berasa hari berlalu dengan cepat secara monoton. Suatu hari teman kerja dulu yang juga telah pensiun menghubungi untuk menanyakan kabar melalui wa.

Setelah chat basa basi sampailah pada pertanyaan “Pak sekarang sedang usaha apa?” (teman: “T”)

Jawab saya : “iya nih masih ngurusin kos saja” (saya: “J”)

J : “bapak bagimana nih usahanya yang dulu dirintis saat baru pensiun”

T: “jalan bagus, hanya butuh waktu yang agak lama. Jadi banyak waktu longgar”

T: “Pak, punya ide kira-kira usaha apa ya yang cocok untuk ngisi waktu sambil nunggu usaha yang sedang jalan ini. Karena kemungkinan saya mau balik ke Jakarta dulu”

J : “hmmm bingung juga apaya? Menurut saya kalau di daerah berkembang cocoknya sih toko bangunan, toko sembako, toko pakaian… pokoknya yang berhubungan dengan kebutuhan dasar manusia pasti dicari deh”

T : “iya ya, tapi apa ya yang cocok buat saya”

J : “cari tahu kebutuhan apa yang belum ada ditempat bpk sekarang, yang mungkin bisa bpk sedikakan”

Singkat cerita setelah chat yang lumayan panjang di WA, teman tersebut belum bisa memutuskan apa yang terbaik buatnya. Hari berlalu saya juga masih terus mencari usaha apa yang baik dijalani dari rumah… Hingga pada suatu hari istri memberikan ide bagaimana kalau kita jualan pakaian online. Karena istri melihat saudaranya lumayan sukses jualan online. Akhirnya berkunjunglah kami ke rumah saudara istri, istilahnya “belajar singkat”, disamping itu saya juga teringat akan chat dengan teman tersebut.

Setelah dipertimbangkan berdasarkan “belajar singkat”, akhirnya kami mau mencoba memulai usaha olshop jualan pakaian. Menurut kami Olshop karena tidak perlu keluar rumah dan hanya menggunakan Laptop serta HP sehingga waktu masih banyak untuk berkumpul dengan keluarga.

Pertengahan Maret 2019, mulailah kami membuat olshop di Instagram (Buenos_Apik) yang menjual baju-baju. Kami memutuskan memulai dengan mengunjungi pasar grosir terbesar se Asia Tenggara yaitu my Brother Land Market (Pasar Tanah Abang) untuk melihat-lihat bagaimana suasana pasar pakaian agar ada jalinan rasa (feeling) dengan jualan pakaian.. sekalian mencari tahu kualitas barang di pasar tersebut (selama ini hanya dengar dari teman, youtube, media lainnya). Kami sempat membeli beberapa pakaian untuk stock awal… ternyata faktanya (sementara ini, semoga saya salah) adalah kualitas pakaian berlaku adagium “Ada harga, ada barang”

Setelah menjalani setengah bulan, ternyata jualan tidak semudah yang kita bayangkan (khususnya olshop)… harus cari supplier yang bagus, harus banding-bandingkan harga… buka toko-toko olshop orang… lihat tampilan toko olshop mereka dll…. mencari real buyer (calon pembeli)… ternyata tidak semudah yang dibayangkan oleh kami sebelumnya…

Karena keterbatasan dana dan ruang, serta tenaga… akhirnya kami memutuskan jualan secara dropship sambil terus mencoba untuk membuat stock kami sendiri (seperti Amazon pada awalnya, saya sempat belanja disini saat toko ini belum sebesar sekarang, sekitar 2007 kalau tidak salah)… Tugas kami sekarang ada mencari supplier baju yang berkualitas yang dapat bekerjasama dengan kami yang masih hijau ini baik import/lokal untuk olshop kami, dan yang utama adalah mencari pembeli (follower, kalau di IG) karena saat ini yang menjadi follower kami kebanyakan adalah olshop-olshop yang menawarkan dagangannya, sama seperti kami 🙂 … itulah proses yang kami jalani… stay focus, tetap semangat (stay on fire)… terus berlajar hal yang baru…

Jika pembaca ingin melihat toko kami, silahkan kunjungi olshop :

IG : Buenos_Apik (toko utama kami)

FB : Buenos Apik

Shopee : Buenos Apik

Order (WA) : 082232710529 (no sms, no call)

Stay tune, sukses selalu buat kita semua… GBU.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Terjual Kost Kami

Kos kami yang pertama di Jln Sidosermo Indah VI no 8, Surabaya, pertanggal 20 Sept 2018 sudah bukan milik kami karena sudah kami jual sehubungan dengan kami berpindah domisili sejak 2017. Jarak yang cukup jauh cukup merepotkan kami dalam mengontrol kos tersebut.

Terima kasih kepada semuanya yang pernah menjadi penghuni kos tersebut atapun yang pernah terlibat sehubungan kos tersebut, semoga berkenan dan mohon maaf jika terdapat kekurangan/kesalahan kami baik kata ataupun tindakan saat mengelola kost tersebut. Semoga kost tersebut tetap berjalan lancar, sukses selalu buat anda semua… dan sukses selalu buat pemilik yang baru.

Kami belum mengetahui bagaimana strategi pengelolaan pemilik yang baru, silahkan cek-cek iklan online/offline mengenai kos tersebut.

Jika masih terdapat iklan secara online sehubungan dengan kost tersebut dangan kontak no: 082233451369/ 0811490824/ 031 8484385, mohon TIDAK lagi menghubungi kontak no tersebut. Terima kasih.